Mengapa harus terjalin?
Bahagia
itu sederhana, selama persahabatan terjalin selamanya.
Ungkapan
itu sempat menjadi tautan diantara kami. Enam hati, enam raga, enam jiwa. Ya
SRF. Sebuah nama yang didalamnya terjalin pertemanan yang sangat kuat.
orang-orang mengenalnya bukan sebagai geng, melainkan semacam kelompok yang
beranggotakan 6 orang *haha sama aja=D*
Oiya
sebelumnya kenalin dulu anggota dari SRF. Eits tapi bentar, SRF itu singkatan
dari Six Real Friend yang artinya 6 Sahabat Sejati. Ini dia mereka. .
Yang
pertama Nur Ramadhani. Nah belum tahu kan siapa dia sebenernya. Dia itu salah
satu anggota dari kita yang paling hobi marah. Tapi tetep aja dia sahabat
terbaik kami. Yang kedua Yusrina. Ini nih sahabat kita yang paling nyenengin.
Sabar banget orangnya,udah gitu lembut, Cuma ya dia agak lelet-,- . Terus
Asmita, kalo yang ini kerjaannya galau mulu, dikit-dikit nangis, hufft
gara-gara cowok sih =D . Beda sama Alfiah, dia paling bisa hadepin cowok. Cuma
dia biasa kemakan sama kata-kata cowok, makanya dia lebih sering dideketin
cowok. Nah beda lagi sama yang satu ini Afrida. Kalo ini mah paling sensitif,
anti banget sama yang namanya cowok. Wow!! Haha sampe-sampe pacarnya tiap hari
dicuekin. Ckck pida pida =D. Terakhir Gue, Nurul Thahara Salam, yang paling tau
dalam asal-usul SRF yang sebenernya.
SRF
itu bukan unsur kesengajaan kami berenam saling kenal. Nama SRF diambil dari
skenario film yang dengan isengnya gue bikin dulu. film itu sempat dirilis di
sekolah kami, tapi karena waktu, jadi gak sampai seasonnya. Dan karena itu kami
berenam memutuskan akan adanya persahabatan diantara kami. Apa yang terjadi
setelah ini? Seperti halnya persahabatan yang sebenarnya. Kadang kami nongkrong
sampai sore disekolah. Kalau udah jam pelajaran, duduknya itu harus satu baris
semua, deketan, gak boleh pisah. Hahah itu kami dulu. Bahkan sempet kita
janjian gak ada yang jomblo=D. Tempat kumpul paling asik dibelakang perpus,
disamping kelas, kantin, dan yang paling penting dirumah gue. Senengnya gue itu,
kalo mereka udah pada dateng kerumah, kita kumpul kayak orang gila, rame-rame,
ribut-ribut, sampe kedengeran bapak gue=D
Gue
inget waktu kita udah kelas 3 SMP. Setelah setahun terjalin, dan disitu kita
mulai berpikir bagaimana kita kedepannya. Sempat diantara kita ada yang
mengatakan “...tidak ada yang namanya mantan sahabat..” . Kata-kata itu masih
saja terngiang jelas diingatan gue sampai sekarang, sampai gue SMA. Sampai gue
ngerasa ada yang berubah dari gue, bahkan dari mereka semua. Semuanya tampak
berbeda, tidak sejalan dengan apa yang kita harapkan. Mungkin karena sekarang
masing-masing dari kita sibuk dan lebih asik dengan suasana baru, juga
teman-teman baru. Sempat sih kita saling sapa, saling senyum, sesekali
bercerita. Tapi Cuma sementara, tidak sampai sekarang. Bahkan kita udah kayak
gak kenal. Kok bisa ya? Ah tapi setidaknya ada kata yang pernah melekat
diantara kita ‘Tidak ada yang namanya
mantan sahabat’ .. Gue masih ngerasa
beruntung. Karena ternyata tidak semua diantara mereka yang lupa sama SRF.
Sampai sejauh ini, gue, fida, fia, masih akrab, bahkan masih mengenal kata
sahabat. Biarkan mereka menikmati dunianya. Sama halnya gue yang menikmati
dunia baru gue, dunia persahabatan. Kita tau kan,masih banyak orang diluar sana
yang bisa menjadi sahabat kita. Yang lebih baik dari mereka. Gue gak bakal lupa
sama SRF, setelah setahun lebih terjalin. Gue tau arti sahabat yang sebenernya
itu dari SRF. Sebelumnya gue Cuma ngejalin sebatas kata sahabat doang. Tapi
setelah gue kenal SRF dan benar-benar tau karakteristik dari mereka, disitu gue
belajar menghadapi persahabatan.
Terima
kasih SRF. Sekarang kita melangkah didunia kita masing-masing. Kita nikmati
kehidupan kita. Gak ada lagi beban yang kita angkut berenam. Gak ada lagi
cerita yang kita jalani berenam. Gak ada lagi alur yang kita lalui berenam. Gue
ngerasa beruntung bisa kenal sama kalian..
Ini
lagu favorite kita...
“Peterpen-semua
tentang kita”
“D’Masiv-merindukanmu”
“Maudi
ayunda-perahu kertas”
“Super7-best
friend forever”
Guys...yang namanya sahabat itu gak
ada yang namanya mantan. Jadi temukanlah sahabat yang sebenarnya, karena
mencari sahabat itu susah. Cari dia yang bisa mengerti arti persahabatan yang
sesungguhnya
